Statistik dan probabilitas
Assalamualaikum
Wr.Wb.
Di sini saya mendapat tugas mengenai ilmu statistik dan probabilitas secara
keseluruhan.bahasan
yang dapat saya sajikan, yaitu :
A. Pengantar
statistik dan probabilitas
B. Jenis dan kegunaan statistik
C. Data dan penyajiannya
D. Jenis data statistik
Berikut ulasan dari saya selamat membaca :
Statistik adalah kumpulan data
dalam bentuk angka maupun bukan angka yang disusun dalam bentuk tabel
(daftar) dan atau diagram yang menggambarkan atau berkaitan dengan
suatu masalah tertentu.
Contoh :
# Statistik penduduk adalah kumpulan angka-angka yang berkaitan
dengan masalah penduduk.# Statistik ekonomi adalah kumpulan angka-angka yang berkaitan dengan masalah ekonomi.
Statistika adalah pengetahuan yang berkaitan dengan metode, teknik atau cara mengumpulkan, mengolah, menganalisis dan menginterprestasikan data untuk disajikan secara lengkap dalam bentuk yang mudah dipahami penggunanya.
Probabilitas adalah suatu nilai yang digunakan untuk mengukur tingkat terjadinya suatu kejadian yang acak. Kata probabilitas itu sendiri sering disebut dengan peluang atau kemungkinan. Probabilitas secara umum merupakan peluang bahwa sesuatu akan terjadi.
Statistik dibedakan berdasarkan jenisnya menjadi dua yaitu Statistik Deskriptif dan Statistik Inferensia.
# Statistika deskriptif
adalah statistika yang berkaitan dengan metode atau cara
medeskripsikan, menggambarkan, menjabarkan atau menguraikan data.
Statistika deskripsi mengacu pada bagaimana menata, menyajikan dan
menganalisis data, yang dapat dilakukan misalnya dengan menentukan
nilai rata-rata hitung, median, modus, standar deviasi atau
menggunakan cara lain yaitu dengan membuat tabel distribusi frekuensi
dan diagram atau grafik.
# Statistika inferensia
adalah statistika yang berkaitan dengan cara penarikan kesimpulan
berdasarkan data yang diperoleh dari sampel untuk menggambarkan
karakteristik dari suatu populasi. Dengan demikian dalam statistika
inferensia data yang diperoleh dilakukan generalisasi dari hal yang
bersifat kecil (khusus) menjadi hal yang bersifat luas (umum).
#Statistik inferensia di pecah lagi menjadi 2
yaitu yang menggunakan parameter dan tidak menggunakan parameter
Kegunaan Statistika
-
Membantu penelitian dalam menggunakan sampel sehingga penelitian dapat bekerja efisien dengan hasil yang sesuai dengan obyek yang ingin diteliti
-
Membantu penelitian untuk membaca data yang telah terkumpul sehingga peneliti dapat mengambil keputusan yang tepat
-
Membantu peneliti untuk melihat ada tidaknya perbedaan antara kelompok yang satu dengan kelompok yang lainnya atas obyek yang diteliti
-
Membantu peneliti untuk melihat ada tidaknya hubungan antara variabel yang satu dengan variabel yang lainnya
-
Membantu peneliti dalam menentukan prediksi untuk waktu yang akan datang
-
Membantu peneliti dalam melakukan interpretasi atas data yang terkumpul (M.Subana dkk, 2000;14)
-
Pemerintah menggunakan statistika untuk menilai hasil pembangunan masa lalu dan merencanakan masa mendatang
-
Pimpinan menggunakannya untuk pengangkatan pegawai baru, pembelian peralatan baru, peningkatan kemampuan karyawan, perubahan sistem kepegawaian, dsb.
-
Para pendidik sering menggunakannya untuk melihat kedudukan siswa, prestasi belajar, efektivitas metoda pembelajaran, atau media pembelajaran.
- Para psikolog banyak menggunakan statistika untuk membaca hasil pengamatan baik melalui tes maupun obserbasi lapangan. http://fapet.utb.ac.id/hardi/?p=12
Penyajian data
Secara garis besar ada dua cara penyajian data yaitu dengan tabel dan grafik. Dua cara penyajian data ini saling berkaitan karena pada dasarnya sebelum dibuat grafik data tersebut berupa tabel. Penyajian data berupa grafik lebih komunikatif.
Dilihat dari waktu pengumpulannya,
dikenal dua jenis data yaitu :
#Cross section data adalah
data yang dikumpulkan pada suatu waktu tertentu.# Data berkala adalah data yang dikumpulkan dari waktu ke waktu. Dengan data berkala dapat dibuat garis kecenderungan atau trend.
berikut contoh penyajian data dengan tabel dan grafik:
1. Penyajian Data Dengan Tabel
Pada panen sayuran bawang daun mengalami 4 kali panen
pada akhir bulan Desember 2015 – Akhir Januari 2016. Maka diperoleh tabel
sebagai berikut :
Tabel 3.1
Hasil Panen Pada Sayuran Bawang Daun
Tanggal
|
Hasil Panen
(Kwintal)
|
29/12/2015
|
2
|
08/01/2016
|
3
|
16/01/2016
|
5
|
20/01/2016
|
2,5
|
Jumlah
|
12,5
|
Tabel 3.2
Harga Pada Sayuran Bawang Daun Saat Di Panen
Tanggal
|
Harga (Per
Kilo)
|
29/12/2015
|
2000
|
08/01/2016
|
1500
|
16/01/2016
|
5000
|
20/01/2016
|
7000
|
Pada panen sayuran cabai merah mengalami 8 kali panen
dengan 1 minggu 1 kali pada bulan Januari 2016 – Februari 2016. Maka diperoleh
tabel sebagai berikut :
Tabel 3.3 Hasil
Panen Pada Sayuran Cabai Merah
Tanggal
|
Hasil Panen
(Kilo)
|
05/01/2016
|
37
|
12/01/2016
|
71
|
20/01/2016
|
75
|
26/01/2016
|
73
|
02/02/2016
|
75
|
09/02/2016
|
37
|
17/02/2016
|
76
|
25/02/2016
|
75
|
Jumlah
|
519
|
Tabel 3.4
Harga Pada Sayuran Cabai Merah Saat Di Panen
Tanggal
|
Harga (Per
Kilo)
|
05/01/2016
|
15000
|
12/01/2016
|
18000
|
20/01/2016
|
12000
|
26/01/2016
|
12000
|
02/02/2016
|
15000
|
09/02/2016
|
14000
|
17/02/2016
|
20000
|
25/02/2016
|
23000
|
2. Penyajian Data Dengan Grafik/Diagram
Gambar 3.1 Hasil
Panen Pada Sayuran Bawang Daun
Gambar 3.2 Harga
Pada Sayuran Bawang Daun Saat Di Panen
Gambar 3.3 Hasil
Panen Pada Sayuran Cabai Merah
Gambar 3.4 Harga
Pada Sayuran Cabai Merah Saat Di Panen
Jenis
Data
Data
ialah sekumpulan informasi yang diperoleh dari suatu pengamatan.
Adapun yang dimaksud dengan datum adalah elemen-elemen dalam data.
Data
yang diperoleh dari suatu sampel dan populasi dapat dibedakan menjadi
dua jenis, yaitu :
a. Data kualitatif yakni
data yang bukan berupa angka (non – numerik) biasa disebut dengan
istilah atribut. Data kualitatif dibagi menjadi dua:
#
Nominal adalah Data yang paling rendah dalam level
pengukuran data. Contoh : Jenis kelamin, tgl dan tempat lahir
seseorang
#
Ordinal adalah tingkatan data. Contoh : Sangat setuju,
Setuju, kurang setuju, tidak setuju
b. Data kuantitatif:
data yang berupa angka (numerik). Data jenis ini dibedakan
menjadi dua bagian, yaitu data diskrit dan kontinyu. Selain itu Ddata
kuantitatif dibagi menjadi dua:
o
Data Interval, Contoh : Interval temperatur ruang
adalah sbb :
Cukup panas jika antara 50°C-80 °C
Panas jika antara 80 °C-110 °C
Sangat panas jika antara 110 °C-140 °C
Data
Rasio contoh tingkat pengukuran paling
‘tinggi’ ; bersifat angka dalam arti sesungguhnya. Beda dengan
interval mempunyai titik nol dalam arti sesungguhnya.
Selain
pembagian tersebut, ada yang membagi data menjadi data primer dan
data sekunder. Data primer adalah data yang diperoleh langsung dari
sumbernya, misal melalui wawancara, penyebaran kuesioner, pengukurn
langsung, dan lain lain. Sedangkan data sekunder adalah data yang
diambil/ disadur dari pihak lain, misal diambil dari koran, jurnal,
penelitian/ publikasi pihak lain, dan lain-lain.
http://ithasartika91.blogspot.co.id/2011/10/jenis-data-statistik-dan-skala.htmlSekian ulasan dari saya bila adaslah penulisan mohon dimaafkan dan di benarkan.
Wassalamualaikum Wr.Wb.



Komentar
Posting Komentar